Nehemia adalah seorang pelayan raja persia yang merasa sedih mendengar pembangunan rumah Tuhan yang tidak dilakukan sampai selesai. Ceritanya Ezra yang memimpin pembangunan itu mendapat banyak tekanan dari sekitar israel dan masih banyak perbuatan yang tidak setia dari rombongan yang kembali ke yerusalem. Nehemia menangis dan meminta ijin datang ke yerusalem secara langsung untuk membantu Ezra melanjutkan pembangunan itu.
Sebenarnya posisinya sebagai juru minuman raja lebih aman daripada keluar dan membantu pembangunan rumah Tuhan d yerusalem. Jelas sekali karena tidak ada resiko yang lebih besar dari pada mempunyai musuh politik dan bisa saja sewaktu waktu hidupnya terancam jika memilih membantu Ezra. Nehemia meninggalkan rasa nyaman nya hanya untuk melayani dan dia tahu bahwa itu adalah panggilan hidupnya.
Tuhan bisa memanggil kita untuk pergi ke ladang yang baru sekalipun sebelumnya Dia memanggil kita diladang yang kita punya sekarang. Tuhan menuntun setiap langkah dalam hidup manusia dari waktu ke waktu. Dan nehemia mempunyai kepekaan dan ketaatan yang luar biasa dalam hatinya sekalipun tidak secara langsung mendengar suara Tuhan secara audible.
No comments:
Post a Comment